Sudah lama singa dijuluki si ” Raja Hutan “. Di Taman Nasional Kruger, salah satu ikon Afrika Selatan, julukan bagi mereka bertambah menjadi ” Raja Jalanan “. Seperti dilansir laman UPI, Jumat ( 17/4/2020 ), gara-gara taman nasional itu ditutup sebagai bagian dari kebijakan penutupan wilayah guna mencegah persebaran Covid-19, jalan-jalan di Taman Nasional Kruger sepi dan lengang.

Situasi ini dimanfaatkan singa-singa di kawasan itu dengan rebahan di jalan-jalan. Pemandangan yang jarang terjadi ini diabadikan pengelola Taman Nasional Kruger dan diunggah dalam akun Twitter-nya. Singa-singa itu, kata pengelola, biasanya menghindar dari jalan saat turis berdatangan.

Taman Nasional Kruger, seperti taman margasatwa lainnya di Afrika ditutup sejak 25 Maret sebagai bagian dari penguncian akibat coronavirus. Jalan di kawasan taman nasional yang biasanya ramai dilalui turis jadi lengang. Kondisi ini dimanfaatkan kawanan singa untuk bermain di jalan. Foto : Richard Sowry/Kruger National Park.

Cepat atau lambat kawanan singa memperhatikan bahwa manusia telah menghilang dan di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan, maka singa mengambil keuntungan dari kondisi ini untuk bermain di jalan. Di saat kondisi normal, singa tidak berani menampakkan diri di jalanan dan berdiam di semak belukar taman nasional Kruger. Foto : Richard Sowry/Kruger National Park.

Penjaga taman, Richard Sowry sedang berpatroli pada hari Rabu ketika ia melihat di jalan yang biasanya sibuk dengan mobil turis, kelompok singa rebahan di jalan.  Sebagai penjaga hutan di salah satu cagar alam terbesar di Afrika, Sowry melakukan tugasnya selama masa pembatasan sosial dan memeriksa satwa liar itu agar terhindar dari ancaman pemburu liar yang kerap mengancam keselamatan singa dari kematian. Foto : Richard Sowry/Kruger National Park.

” Singa-singa itu biasanya menghuni Kempiana Contractual Park , yang tidak dilihat para turis. Sore ini mereka rebahan di jalan di luar Orpen Rest Camp, ” cuit pengelola Taman Nasional Kruger. Isaac Phaahla, jubir pengelola, mengatakan, foto itu menggambarkan perubahan kehidupan di Taman Nasional akibat pandemi korona.

” Mereka menempati lokasi yang biasa mereka hindari saat ada turis, ujar Phaahla kepada CNN. ” Tanpa ada manusia, satwa jadi lebih aktif. ”

SAM.