Serangga punya keragaman jenis dan jumlah spesies terbesar dibandingkan makhluk lain. Mereka berperan penting dalam menopang makhluk hidup lain, mulai dari penyerbukan hingga menambah oksigen dalam tanah. Berkurangnya populasi serangga global hingga 25 persen setiap dekade cukup mengkhawatirkan.

Namun, studi terbaru menunjukkan penurunan populasi hanya terjadi  pada serangga darat. Jumlah serangga air justru naik 1,08 persen per tahun. ” Jumlah serangga air kurang 10 persen dari serangga darat, ” kata pemimpin studi, Roel van Klink, dari Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Integratif Jerman ( iDiv ) kepad BBC, Kamis ( 23/4/2020 ).

Banyak orang memiliki persepsi naluriah bahwa serangga berkurang sering kali diinformasikan oleh apa yang disebut “fenomena kaca depan”, di mana Anda menemukan lebih sedikit serangga mati yang menempel di kaca mobil. Para peneliti mengatakan itu nyata terjadi saat serangga terbang melintas kaca depan mobil yang sedang melaju kencang.

Banyak serangga dapat terbang, dan serangga itu yang dihancurkan oleh kaca depan mobil,” kata Prof Jonathan Chase, penulis lain dari Pusat Penelitian Integratif Keanekaragaman Hayati Jerman.

Mayflies telah mendapat manfaat dari undang-undang air bersih. Analisis kami menunjukkan bahwa serangga terbang memang menurun rata-rata.

Meski jumlah serangga air naik berkurangnya jumlah serangga secara global terap perlu diwaspadai.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / MZW.