Menunggu memang menjemukan. Tindakan kreatif untuk ” membunuhnya ” tentu membuat waktu kosong itu menjadi produktif. Namun, di waktu dan tempat yang tidak tepat, tindakan kreatif itu bisa berdampak negatif.

Situasi itulah yang dihadapi polisi di Ohio, Amerika Serikat. Dalam berita yang diunggah di laman upi.com, Rabu ( 4/3/2020 ), polisi di Distrik Columbus mentwit sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi yang tengah merajut saat menunggu di persimpangan berlampu lalu lintas. Dalam akun Twitter resmi itu, polisi Columbus juga mengatakan, ” ( Kami ) hanya mengingatkan untuk berhati-hati ketika Anda berada di belakang kemudi. Kami tidak ingin ada yang terluka atau lebih buruk. ”

Pagi ini, 3 Maret 2020, saat berhenti di lampu merah di Fishinger Rd. & Kenny Rd., seorang anggota tim media sosial kami melihat seorang sedang merajut di belakang kemudi di pesimpangan jalan. Ketika lampu berubah hijau, mobil bergerak dan pengemudi berhanti merajut. Polisi mengingatkan, untuk berhati-hati ketika Anda berada di belakang kemudi.

Tulisan itu disertai video pengemudi yang tengah merajut saat berada di lampu merah persimpangan Jalan Fishinger dan Kenny Roads. Video tersebut direkam oleh tim media sosial Kepolisian Columbus. Dalam peraturan setempat, polisi di Ohio mengklarifikasikan mengemudi dengan perhatian yang terbagi sebagai pelanggaran sekunder.

Artinya, polisi tidak diizinkan menggunakan pelanggaran itu sebagai satu-satunya alasan untuk menilang pengemudi. Tilang atas pelanggaran itu bisa dilakukan jika lalu lintas terhenti karena ada pelanggaran lain, selain pelanggaran yang dikategorikan pelanggaran sekunder itu.

JOS.