Kepolisian Jerman menangkap seorang pengemudi mabuk yang mencoba melarikan diri, Jumat ( 14/2/2020 ) malam. Setelah terlibat pengejaran, polisi berhasil mengetahui keberadaan pengemudi itu dan menangkapnya saat bersembunyi di balik pagar tanaman. Penanda utama yang diidentifikasi polisi adalah parfum yang digunakan tersangka.

Kejadian bermula ketika sejumlah polisi di Speyer barat daya melihat seorang pria berusia 26 tahun melaju kencang dengan mobilnya pada malam hari. Saat melaju, lampu mobil itu padam. Sontak sejumlah aparat pun mengejar mobil itu.

Pada hari Jumat, seorang pria berusia 26 tahun ditangkap oleh polisi setelah petugas menemukannya bersembunyi di balik pagar yang dikelilingi oleh bau parfum wangi. Menurut The Associated Press, polisi di Sepyer, sebuah kota yang terletak sekitar 70 mil selatan Frankfurt, mengejar pria itu saat mengendarai mobil dengan kencang dan lampu mati. Setelah pengejaran, tersangka menepi dan lari bersembunyi di balik pagar dengan bau wangi parfum menguar.

Oknum pengendara itu kemudian diketahui menepikan mobilnya di daerah yang relatif sepi. Turun dari mobil, ia melarikan diri dan bersembunyi. Saat memeriksa mobil tersangka, polisi menghirup aroma parfum yang kuat di dalam mobil.

Hal itu digunakan petugas untuk mengikuti jejak si pengemudi. Pria itu akhirnya ditemukan bersembunyi di balik pagar, tetap dengan aroma parfumnya yang kuat. Pria itu dinyatakan tidak lolos tes batas konsumsi minuman beralkohol.

AP / BEN.