Dunia penuh dengan kejutan. Catherine Kenyon, mahasiswa doktoral di Universitas Clemson, Carolina Selatan, mengalaminya. Januari lalu dia menemukan sebuah cincin kelulusan mahasiswa Universitas Clemson tahun 2016, Maggie Payne, di sebuah tempat parkir. Sebagaimana diunggah di upi.com, Jumat ( 21/2/2020 ), cincin itu jatuh dari jari Payne empat tahun lalu.

Kenyon segera mengembalikan cincin yang ditemukannya itu kepada Payne. Uniknya, dua minggu setelahnya, Kenyon menerima telepon dan pesan pendek dari nomor yang tidak dikenal. Pesan pendek itu disertai foto cincin kelulusannya yang hilang sejak tahun 2017.

Catherine Kenyon menerima cincin kelasnya pada musim semi tahun pertamanya di tahun 2016. Setahun kemudian, dia kehilangan cincin kenangan itu. Baru pada 19 Februari 2020 cincing itu ditemukan dan dikembalikan kepadanya oleh seorang mahasiswa lulusan Clemson. Sang penemu cincin, Andreaus Hammond berhasil menemukan nomor kontak Kenyon yang sebelumnya sangat sulit dihubungi. ( Foto: Catherine Kenyon ).

Kenyon mengaku cincin kelulusannya itu tertinggal di bus, tetapi saat ia mencarinya lagi di bus itu, ia tidak menemukannya. Si penemu, Andreaus Hammond – yang saat itu merupakan mahasiswa Universitas Southern Wesleyan – mengatakan, dia menemukan cincin itu di bus setelah sekelompok mahasiswa beriring keluar dari bus itu.

Hammond sempat mencari Kenyon via jejaring daring, tetapi belum berhasil, hingga akhirnya ia mendapat kontak Kenyon pada bulan ini. Cincin itu kembali ke tangan Kenyon dua minggu setelah Kenyon mengembalikan cincin Payne.

JOS.