Misteri paus berbentuk aneh di Denmark terungkap. Paus itu ialah hasil perkawinan paus bertanduk atau paus mayat ( Monodon monoceros ) dan beluga atau paus putih ( Delphinapterus leucas ). Riset oleh tim Universitas Kopenhagen dan Museum Sejarah Alam, Denmark, itu dimuat di jurnal Scientific Report, Kamis ( 20/6/2019 ).

Render artistik menunjukkan seperti apa rupa paus hibrida itu. ” Sejauh yang kami tahu, ini adalah bukti pertama dan satu-satunya di dunia bahwa dua spesies paus Arktik ini dapat kawin campur,” kata Eline Lorenzen, ahli biologi dan kurator evolusi di Museum Sejarah Alam Universitas Copenhagen di Denmark, Berdasarkan bentuk perantara dari tengkorak dan gigi, bahwa spesimen itu mungkin hibrida narwhal-beluga, tetapi ini tidak dapat dikonfirmasi. Sekarang kami menyediakan data yang mengkonfirmasi bahwa itu memang hibrida. Foto :  Markus Bühler / Universitas Kopenhagen

Seorang pemburu di Teluk Disko, Greenland Barat, Denmark, menembak paus itu pada 1990. Dengan analisis DNA dan isotop stabil, para ilmuwan menentukan tengkorak itu milik paus hibrida generasi pertama jantan, hasil perkawinan paus bertanduk betina dan belaga jantan.

” Data mengonfirmasi itu hibrida, ” kata Eline Lorenzen, ahli biologi evolusi di Museum Sejarah Alam di Denmark.

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / BUR.