Seorang anak  remaja kelas III sekolah menengah pertama di Nanjing, Provinsi Jiangsu, China, melaporkan ibunya sendiri kepada aparat kepolisian. Gara-garanya, sang ibu selalu memainkan aplikasi gim di telepon pintarnya dengan suara keras saat anak-anak remaja itu belajar atau sedang tidur. Seperti dilansir laman Global Times yang mengutip koran Nanjing Morning Post, Sabtu ( 28/9/2019 ), polisi pun datang ke rumah mereka setelah menerima laporan pengaduan sang anak.

Kepada polisi, anak remaja itu curhat bahwa dirinya harus menyelesaikan pekerjaan rumah yang banyak dan harus mempersiapkan ujian akhir agar bisa mendapatkan sekolah lanjutan atas terbaik di kotanya. Ia terganggu oleh suara keras dan berisik yang ditimbulkan gim aplikasi yang dimainkan ibunya. Ia juga mengaku tidak bisa belajar dan istirahat dengan tenang karena ibunya suka menonton sinetron di televisi dengan suara yang keras pula.

Seorang anak remaja sedang mengerjakan pekerjaan sekolah di rumahnya namun, ketenangan saat belajar terganggu. Pasalnya dari ruang sebelah ibunya bermain gim dengan suara yang keras. Ia tidak bisa konsentrasi belajar dan terpaksa melaporkan ibunya ke polisi. Nanjing Morning Post melaporkan, anak itu mengatakan kepada polisi bahwa ibunya selain main gim juga sering menonton drama di TV dengan volume suara yang keras. Padahal apartemen tempat tinggal mereka kecil membuat situasi semakin sulit untuk mendapatkan suasana tenang saat belajar. Photo: VCG

Situasi itu diperparah oleh apartemen tempat tinggal mereka yang sempit. Remaja itu terpaksa melapor ke polisi karena sudah tak tahan. Ia sudah mengeluhkan masalah itu kepada ibunya, bahkan tak jarang keduanya sampai bertengkar, tetapi tak diindahkan.

Polisi menasihati sang ibu agar memberi kesempatan dan menjaga ketenangan agar anaknya bisa belajar dan beristirahat. Kepada polisi, sang ibu berjanji menjaga suasana tenang saat anaknya belajar dan beristirahat.

SAM