Kejujuran selalu berbuah manis. Jilatan api dan bara dari kebakaran hutan dan semak di New South Wales, Australia, membuat sejumlah petugas pemadam kebakaran kehausan dan lapar. Ada satu peristiwa unik terkait hal itu ketika petugas pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Urunga, sebuah kota kecil di Mid North Coast, New South Wales, meninggalkan catatan minta maaf karena meminum susu milik warga, yang rumahnya diselamatkan dari amukan api.

Catatan permintaan maaf itu berbunyi, ” Kami senang menyelamatkan rumahmu. Maaf kami tidak bisa menyelamatkan gudangmu. Kami berutang susu kepadamu. ”

Dinas Pemadam Kebakaran Urunga meninggalkan catatan ini di meja dapur Pak Sekfy. Foto : Paul Sefky / Facebook.

Lebih dari 60 kobaran api membakar seluruh New South Wales ketika negara bagian itu bersiap diri untuk kondisi “bencana” yang akan terjadi Selasa nanti. Sekitar enam juta orang tinggal di New South Wales. Pihak berwenang telah memperingatkan kondisi “ekstrim, parah dan bencana” di wilayah itu dengan suhu yang akan mencapai 37 derajat Celcius. Foto : Gety Images.

Mereka mengatakan kebakaran akan menyebar dengan cepat dan orang-orang di komunitas rentan terbakar. Oleh karena itu mereka telah didesak untuk menjauh dari hutan semak, dan untuk mengungsi dari rumah mereka sebelum kebakaran meningkat. Lebih dari 600 sekolah ditutup di seluruh negara bagian. Foto : BBC / EPA.

Dalam laman UPI, Kamis ( 14/11/2019 ), anggota Dinas Pemadam Kebakaran Urunga, Hardie-Porter, kepada CNN, mengatakan, ia dan petugas pemadam kebakaran lainnya mengambil susu karena tidak makan apa pun selama berjam-jam. Pemilik rumah itu, Paul Sekfy, yang mengunggah catatan kecil itu ke akun Facebooknya, mengaku tidak berkeberatan.

Bahkan, ia akan menyediakan beberapa kardus bir untuk mereka.

JOS.