Kejadian untuk mengiringi empasan badai Dorian yang menghajar Amerika Serikat awal September lalu. Beberapa ekor sapi turut tersapu Dorian dan hanyut bersama ombak yang membawa sapi-sapi itu sejauh lebih kurang 3,2 kilomter dari tempat asal pengembalaan. Beruntung, sapi-sapi itu terdampar di Cape Lookout National Seashore, sebuah kawasan penyangga di pesisir North Carolina.

Petugas jagawana setempat, Karen Duggan, Kamis ( 14/11/2019 ), mengatakan, sapi-sapi itu berasal dari kawasan pedalaman yang dikenal sebagai Pulau Cedar, berjarak 3,2 kilometer hingga 4,8 kilometer dari Cape Lookout. ” Air telah menghanyutkan sapi-sapi yang berhasil mengapung dan beristirahat di pulau kami, ” kata Duggan.

” Semua sapi bisa berenang, tetapi jelas bukan perenang terbaik. Dari ternak yang tersapu – dan saya tidak tahu berapa banyak itu – hanya tiga dari sapi itu yang berhasil menemukan pijakan di pulau-pulau. ”

Kumpulan sapi telah ditemukan di Outer Banks North Carolina, tempat mereka terdampar setelah berenang bermil-mil karena dihempaskan Hurricane Dorian. Sapi-sapi tanpa diketahui siapa pemiliknya berkeliaran bebas di Pulau Cedar. Ketika Dorian menghasilkan tsunami mini setinggi 8 kaki, menghanyutkan mereka dan puluhan hewan lainnya, termasuk 28 kuda liar yang mati. Juru bicara pantai B.G. Horvat mengatakan kepada kelompok berita McClatchy bahwa sapi-sapi sedang merumput dengan tenang setelah bertahan hidup akibat dihempas badai Dorian yang mengerikan. ( Photo via TEGNA )

Tiga sapi liar berlomba lari menyusuri pantai di Pulau Cedar setelah terdampar di  karena hempasan Badai Dorian. Foto : CAPE LOOKOUT SEASHORE / FACEBOOK NASIONAL

Hingga saat ini belum ada warga yang mengklaim ternak tersebut. Pemerintah lokal pun belum menentukan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap temuan itu.

Sejauh ini, otoritas setempat mengategorikan sapi-sapi itu sebagai binatang liar karena tidak ada yang merawat.

Reuters / JOS.