Orang yang makan makanan vegetarian berisiko kekurangan vitamin B12. Orang dewasa membutuhkan sekitar 1,5 mikrogram vitamin B12 sehari yang ditemukan dalam daging, ikan, telur, dan produk susu. Buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang menjadi menu vegetarian tidak mengandung vitamin B12.

Karena itu, vegetaran disarankan mengonsumsi makanan yang diperkaya, seperti sereal, atau mengonsumsi suplemen. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kerusakan saraf. Biasanya gejalanya baru muncul 3-4 tahun berupa rasa seperti tusukan jarum di tangan atau kaki.

Penelitian tentang dampak pola makan vegetarian terhadap kesehatan di Inggris dan Amerika Serikat menunjukkan, vegetarian lebih kecil kemungkinannya kelebihan berat badan serta berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Namun, penelitian yang melibatkan 10.000 responden ini menunjukkan, vegetarian berisiko lebih tinggi mengalami patah tulang dan studi baru-baru ini menunjukkan adanya risiko peningkatan stroke hemoragik ( pecahnya pembuluh darah di otak ).

Para ahli memperingatkan bahwa orang yang menjalankan pola makan vegetarian harus memastikan mereka mendapatkan cukup B12. Mengingat saat ini banyak orang yang beralih ke pola makan vegan setiap Januari. Makanan vegetarian umumnya tinggi serat dan rendah kolesterol, tetapi beberapa nutrisi lebih sulit didapatkan  termasuk vitamin B12. Foto : BBC / Getty Images.

Heather Russell, ahli gizi di Vegan Society, seperti dikutip BBC pada 18 Desember 2019, menyarankan vegetarian mendapatkan vitamin B12 dari makanan yang diperkaya atau suplemen.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / IKA.