Karena banyak negara bagian Amerika Serikat melegalkan ganja bagi terapi dan rekreasi, kini banyak perempuan Amerika memakai ganja sebelum hamil dan saat kehamilan awal demi mengatasi mual di pagi hari, kecemasan, dan nyeri punggung. Itu memiliki konsekuensi jangka panjang bagi perkembangan otak bayi, tetapi kaitannya belum jelas.

Studi Fakultas Kedokteran Universitas Maryland dengan model hewan praklinis menunjukkan paparan prenatal pada THC, komponen psikoaktif ganja, membuat neuron dopamin otak hiperaktif, dan menambah sensivitas pada efek perilaku THC di masa pra-remaja. Itu bisa memicu gangguan kejiwaan di masa remaja.

Dalam sebuah penelitian di California, persentase wanita hamil yang diskrining positif untuk penggunaan ganja dengan laporan sendiri dan / atau tes toksikologi positif meningkat antara 2009 dan 2016, dari 4 persen menjadi 7 persen. Lebih banyak wanita hamil menggunakan ganja. Kami tidak tahu apakah itu aman. Dan apotik ganja memasarkan produk mereka kepada wanita hamil untuk menghilangkan rasa mual di pagi hari.  Getty Images / EyeEm

Riset diterbitkan di jurnal Nature Neuroscience, Selasa ( 15/10/2019 ).

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / EVY