Ini pelajaran berharga bagi para politisi : berhati-hatilah dengan perilaku, apalagi terhadap konstituen! Gara-gara mengirimkan pesan-pesan bernada seksual kepada dua perempuan konstituennya, mantan Menteri Urusan Bisnis Kecil Inggris Andrew Griffiths kehilangan tiga hal : jabatan, istri dan kepercayaan orang.

Griffths dipaksa meletakkan jabatan setelah media mengungkap dia mengirim lebih dari 2.000 pesan eksplisit bernada seksual terhadap dua perempuan di daerah pemilihannya. Kate, istrinya, juga memilih bercerai darinya. Ketika Griffiths ingin maju sebagai anggota parlemen dalam pemilu 12 Desember mendatang, mewakili daerah pemilihan Burton dan Uttoxeter, tak satu pun orang mau mendukungnya.

Hari Selasa ( 12/11/2019 ), seperti dilansir Guardian, Griffiths meminta maaf atas perilakunya. Ia juga mengumumkan pengunduran dirinya dari gelanggang politik. Kate kini mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari dapil yang sama lewat Partai Konservatif pimpinan PM Boris Johnson.

Imogen Treharne (kiri bawah ) menjadi sasaran rentetan pesan dari Andrew Griffiths yang menggambarkan dirinya sebagai ‘ayah terangsang’

Griffiths ( kanan ) foto dengan istrinya Kate. Hanya karena pesan bernada seksual kepada dua wanita konstituennya, Graffiths kehilangan Kate, istrinya yang memilih bercerai. Graffiths membual tentang kekuatan yang dimilikinya kepada para wanita konstituennya di daerah pemilihan Burton dan Uttoxeter.

” Saya ingin tegaskan, saya tak mencari dukungan atau mau menerima dukungan politik Andrew, ” kata Kate kepada BBC. Gara-gara noda perilaku yang ditorehkan, suara dukungan mantan menteri itu pun tak laku.

AFP / Reuters / SAM.