Demi membantu klien mereka agar lebih menghargai kehidupan, sebuah lembaga di Korea Selatan menawarkan jasa yang tidak biasa. Hyowon Healing Center yang didirikan tahun 2012 menawarkan jasa pemakaman gratis, tetapi hanya untuk mereka yang masih hidup. Layanan itu diberikan untuk menstimulasi klien memaknai lebih dalam lagi hidup mereka, caranya dengan mengalami kematian.

Lebih dari 25.000 orang menjadi klien layanan living funeral itu. Mereka mengenakan kafan, menulis wasiat terkahir, dan berbaring di peti mati tertutup sekitar 10 menit. Dalam berita yang diunggah kantor berita Reuters, Rabu ( 6/11/2019 ), disebutkan, klien lembaga jasa itu beragam, mulai dari remaja hingga pensiunan.

Healing-sekarat alias merasakan sekarat, adalah proses mensimulasikan kematian Anda sendiri untuk meningkatkan kehidupan Anda. Metode belajar mengalami mati ditawarkan oleh Hyowon Healing Center di Korea Selatan. Ketika membutuhkan peremajaan dan pembaharuan, tidak jarang orang mengunjungi spa, piknik di alam, atau mungkin melakukan beberapa perjalanan pencarian jiwa. Di Korea Selatan, telah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir untuk mencoba layanan pemakaman palsu. Anda sendiri sebagai pelakunya dengan cara mendapatkan perspektif baru tentang arti kehidupan, tidur di peti mati,  Foto : Facebook.

” Begitu Anda sadar akan kematian dan mengalaminya, Anda melakukan pendekatan baru terhadap kehidupan, ” kata Cho Jae-hee ( 75 ), klien Hyowon Healing Center. Peserta lain, seorang mahasiswa, Choi Jin-kyu, mengatakan, pengalaman saat berada di peti mati membantunya menyadari, terlalu sering ia memandang orang lain sebagai pesaing.

” Ketika berada di peti mati, saya bertanya-tanya, apa gunanya itu? kata pria berusia 28 tahun itu. Ia pun berencana untuk memulai bisnisnya sendiri setelah lulus.

Reuters / JOS.