Kecepatan orang berusia di atas 40 tahun berjalan menjadi tanda seberapa banyak otak dan anggota tubuh lain menua. Dengan tes kecepatan gerak, tim peneliti mengukur penuaan. Tubuh pejalan yang lebih lambat menua lebih cepat, wajah mereka lebih tua, dan mereka punya otak lebih kecil.

Tes kecepatan gerak untuk mengukur kesehatan orang lanjut usia terkait kekuatan otot, fungsi paru, dan kekuatan tulang belakang. Pada studi itu, 1.000 orang di Selandia Baru kelahiran 1970-an sampai usia 45 tahun ikut tes berjalan, tes fisik, fungsi otak, dan pemindai otak.

Penelitian baru tentang kecepatan berjalan menunjukkan kecepatan Anda berjalan di usia 45, Otak dan Tubuh Anda Lebih Cepat Mungkin Menua. Intinya adalah bahwa orang yang berjalan lebih lambat di usia 40-an tampaknya menua lebih cepat daripada rekan-rekan mereka yang lebih cepat saat berjalan. Pejalan kaki yang lebih lambat langkahnya sudah menunjukkan banyak tanda-tanda kesehatan yang buruk yang secara teratur diuji di klinik geriatri. Menurut penemuan HealthDay, menunjukkan bahwa orang-orang yang berada di urutan kelima terendah untuk berjalan memiliki tanda-tanda penuaan dini dan cepat.

” Berjalan lambat jadi tanda masalah beberapa dekade sebelum tua, ” kata Prof Terrie E Moffitt, penulis utama dari King’s College London and Duke University, Sabtu ( 12/10/2019 ).

Sumber : Kilas Iptek / BBC / EVY