Kanker payudara sekunder ( mestate ), di mana kanker menyebar ke bagian lain tubuh, umumnya terlambat diketahui. Sebuah survei menunjukkan, satu dari empat pasien kanker payudara sekunder harus mengunjungi dokter tiga kali atau lebih sebelum mereka mendapatkan diagnosis tersebut. Jo Myatt ( 43 ) dari Chorley, Inggris, bahkan setelah lima kali ke dokter selama beberapa tahun baru ditemukan kankernya telah menyebar ke hati dan tulangnya.

Jo Myatt menderita kanker payudara pada usia 30 dan didiagnosis dengan kanker payudara sekunder 10 tahun kemudian. Survei menunjukkan, satu dari empat pasien dengan kanker payudara sekunder harus mengunjungi dokter mereka tiga kali atau lebih sebelum mereka mendapatkan diagnosis, Badan amal kanker payudara mengatakan seharusnya ada lebih banyak orang sadar, bahwa penyakit ini dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Jo Mayatt mengatakan, gejala awal dimulai dengan menstruasi dan mual yang hilang sebelum menjadi lebih serius dan persisten, membuatnya tidak dapat menggerakkan lehernya. Tetapi tidak ada yang menyebutkan kanker payudara sekunder sebagai kemungkinan ketika dia didiagnosis 10 tahun sebelumnya.
” Aku hancur. Aku merasa bodoh dan naif,” kata Jo.

Kanker payudara adalah kanker paling umum pada wanita, dengan sekitar 55.000 wanita didiagnosis setiap tahun. Seperempat wanita dengan kanker payudara yang tidak dapat disembuhkan, melihat GP setidaknya tiga kali sebelum diagnosis.

Berdasarkan survei Breast Cancer Now terhadap 2.100 orang di Inggris dengan kanker payudara sekunder, hanya 13 persen yang diberi tahu tentang gejala yang harus diwaspadai jika kanker mereka menyebar. ” Beberapa gejala sangat sulit untuk ditafsirkan karena tidak jelas pada tahap awal atau mirip dengan yang lain, ” kata Prof Helen Stokes-Lampard dari Royal College of of General Practitioners, sebagaimana dikutip BBC, Jumat ( 11/10/2019 ).

Sumber : Kilas Iptek / IKA.