Kebun binatang di Kota Giza, Mesir, mengumumkan kematian gajah terakhir yang dimiliki kebun binatang tersebut. Naima, nama gajah tersebut, sudah berada di kebun binatang itu sekitar 36 tahun, empat tahun setelah Naima ditangkap. Setelah puluhan tahun hidup dalam kandang, bukan di alam liar dan bebas, Naima gajah Afrika yang menjadi binatang dari kebun binatang tersebut akhirnya mati pada Minggu ( 6/10/2019 ).

Disebutkan, ia tiba-tiba jatuh sakit, sehari setelah aktif dan bermain dengan pengunjung kebun binatang. ” Dokter hewan sudah memberinya obat yang diperlukan, tapi tidak ada respons yang bagus, ” kata Mohammed Rajai, Kepala Otoritas Pemerintah Pusat yang menangani kebun binatang tersebut kepada AFP. Sebuah laporan forensik menunjukkkan bahwa Naima menderita gumpalan parah di jantung.

Kebun binatang Giza di Mesir kehilangan Naima, gajah terakhirnya yang ada di kebun binatang itu. Naima pada hari Minggu tiba-tiba jatuh sakit. Sebuah laporan forensik menunjukkan dia menderita gumpalan parah di jantung
Foto : AFP  8 Oktober 2019

Penggemar Naima dengan cepat bereaksi di media sosial. ” Aku sangat mencintainya, ” kata seorang penggemar di Facebook, sementara yang lain menulis, : ” Tuhan melepasmu, Naima sayang “. Rajai mengatakan di televisi bahwa gajah di penangkaran umumnya berusia lebih pendek daripada yang hidup di alam liar.

” Gajah khususnya adalah hewan sosial yang biasanya hidup di antara komunitas mereka, kata Rajai.

AFP / LOK.