Studi terbaru menunjukkan, konsumsi minuman ringan dengan pemanis gula ataupun pemanis buatan meningkatkan risiko penyakit penyebab kematian. Studi oleh tim peneliti dari Badan Internasional untuk Riset Kanker ( Internasional Agency for Research on Cancer / IARC ) itu dipublikasikan di jurnal AMA Internal Medicine yang dirilis akhir pekan ini. Studi itu melibatkan 451.743 responden di 10 negara di Eropa, yang diikuti kebiasaannya mengonsumsi minuman ringan berpemanis selama 16 tahun.

Menurut sebuah studi Eropa yang dipublikasikan secara online 3 September di JAMA Internal Medicine, konsumsi minuman ringan baik yang dimaniskan dengan gula maupun yang dibuat dikaitkan dengan risiko lebih tinggi untuk semua penyebab kematian. Foto : HealthDay.

Dalam kajian dengan penulis pertama Amy Mullee dari University College Dublin, Irlandia, ini dibuktikan kaitan langsung konsumsi minuman ringan berpemanis dengan risiko penyakit mematikan terkait peredaran darah dan gangguan pencernaan.

AIK.