Ilumwan di Amerika Serikat mengumumkan spesies baru buaya. Spesies baru ini ditemukan setelah peneliti mempelajari 51 tengkorak buaya Papua Crocodylus novaeguineae. Dari ke-51 tengkorak itu, ada yang bentuk tengkoraknya berbeda.

Setelah dicocokkan dengan buaya hidup, spesies buaya baru itu dinamakan Crocodylus halli. Spesies baru buaya itu diumumkan dalam laporan yang dimuat di jurnal Copeia edisi 25 September 2019. Buaya papua adalah spesies buaya air tawar endemik di Papua Niugini dan Indonesia.

Tengkorak dari spesies buaya baru. Buaya baru, yang dijelaskan dalam jurnal Copeia, berasal dari New Guinea, pulau tropis luasnya lebih besar dari Texas di utara Australia. Para ilmuwan telah mengetahui bahwa Papua adalah rumah bagi spesies buaya yang unik sejak Buaya Nugini secara resmi dideskripsikan pada tahun 1928, tetapi sejak itu, para peneliti bertanya-tanya apakah pulau itu sebenarnya adalah rumah bagi dua spesies yang terpisah, satu di utara dan satu di Selatan. Studi baru ini menjawab pertanyaan : ya. Kredit : © American Society of Ichthyologists and Herpetologists

Tim peneliti mempelajari tengkorak dari 51 spesimen Crocodylus novaeguineae dari sejumlah museum. ” Ada banyaki spesies baru disimpan di museum, ” kata Caleb D McMahan dari Museum Sejarah Alam Field, Chicago, Amerika Serikat, yang terlibat riset itu.

Hasil studi menunjukkan, bentuk tulang Crocodylus novaeguineae dari utara dan selatan berbeda.

Sumber : Kilas Iptek / Science Daily / BUR