Telepon pintar dan media sosial dianggap mengganggu perkembangan jiwa remaja. Studi terbaru menunjukkan, penggunaan telepon genggam dan media sosial di kalangan remaja juga membawa manfaat positif, yaitu mengurangi tekanan mental. Studi ini menyurvei lebih dari 2.000 remaja dan kemudian secara intensif melacak hampir 400 remaja di North Carolina, Amerika Serikat, dalam menggunakan telepon pintar dan media sosial.

Penggunaan media sosial dapat membahayakan kesehatan mental remaja karena kegiatan positif sudah tersita setelah berjam-jam berinteraksi lewat media sosial. Namun, studi terbaru menggunakan media sosial untuk berinteraksi justru mengurangi depresi pada remaja.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Clinical Psychological Science edisi Agustur 2019 ini antara lain menyebutkan, remaja yang mengirim lebih banyak pesan teks kepada temannya melaporkan merasa lebih baik ( kurang depresi ) dibandingkan remaja yang jarang mengirim pesan.

Sumber : Kilas Iptek / ( * / AIK ).