Hanya dengan menggunakan papan luncur, Antonio de la Rosa ( 50 ), seorang pria asal Spanyol, berhasil melintasi perairan Pasifik. De La Rosa berangkat dari San Francisco pada 9 Juni lalu dan setelah mendayung di atas papan luncur selama 76 hari, ia mencapai Hawaii. Rute yang dilalui De la Rosa tercatat sepanjang 2.500 mil laut ( 4.630 kilometer ).

Dalam sebuah tayangan ABC7 yang diunggah di laman UPI.com, Selasa ( 27/8/2019 ), tampak saat De la Rosa berjibaku di tengah ganasnya ombak Samudra Pasifik. Awalnya, De la Rosa menargetkan akan menjalani rute itu dalam 70 hari dengan membawa bekal makanan yang cukup untuk 90 hari. Namun, beratnya medan membuat target awal tidak tercapai.

Antonio De La Rosa lewat di bawah Jembatan Golden Gate awal 9 Juni 2019, Awal petualangan menyeberangi Samudra Pasifik yang direncanakan Antonio untuk sampai Hawaii dalam waktu 70 hari. Antonio berlayar seorang diri dengan , menyeberangi Pasifik dengan tujuan Hawaii.

Antonio De La Rosa mendekati Point Bonita di ujung barat Marin Headlands, dimana hamparan air di Samudra Pasifik terbentang di sekeliling papan luncurnya.

Meskipun demikian, pencapaian yang diraih De la Rosa menjadikannya sebagai orang pertama yang menjalani rute itu dengan mendayung di atas papan luncur. Kepada ABC7, De la Rosa mengatakan, ia sempat keluar dari jalur karena diterpa Badai Flossie, tetapi ia kemudian berhasil kembali ke jalur perjalanannya.

Sebagai catatan, papan luncur yang digunakan De la Rosa memiliki panjang 7,2 meter. Selain kabin untuk istirahat, papan luncur itu juga dilengkapi panel surya untuk memberi daya pada GPS dan perangkat elektronik lainnya.

JOS.