Seperti Pemerintah Provinsi Jakarta, kota-kota besar di dunia juga tengah berupaya keras mengurai kemacetan ibu kota. Otoritas Brussels, misalnya, tengah mencari formula pajak baru untuk mengatasi kemacetan lalu lintas kota. Cara yang tengah dikaji adalah dengan memberi penalti atau denda yang dikaitkan dengan jarak tempuh dan frekuensi perjalanan.

Kemacetan lalu lintas juga terjadi di Brussels di saat jam kerja mulai di pagi hari.

Wakil Ketua Partai Hijau Elke van den Brandt, Rabu ( 28/8/2019 ), di Brussell, mengatakan, mekanisme itu akan menggantikan pajak dengan tarif tetap yang selama ini telah diberlakukan. Kepada media lokal, I’Echo, Den Brandt mengharapkan sistem itu dapat diterapkan pada lima tahun ke depan, dan idealnya dilakukan dalam koordinasi dengan kota-kota lain di sekitar Brussels, seperti Franders dan Wallonia. Di Eropa, Brussels dikenal sebagai salah satu kota dengan kemacetan lalu lintas terburuk.

Sistem baru itu nantinya – dengan dukungan kamera pemantau – akan merekam pelat nomor kendaraan yang akan mengetahui mobil mana yang paling sering melaju di jalanan ibu kota saat jam-jam sibuk.

AFP / JOS.