Perjalanan menggunakan bus yang disopiri Liu Kuanyun di kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, utara China, tidak hanya mengantarkan penumpangnya dari satu tempat ke tempat lain. Namun, seperti dilaporkan Globaltimes, cn, Rabu ( 31/7/2019 ), penumpang mendapat bonus puisi kuno China dari sang pengemudi. Liu adalah pengemudi ” bintang lima ” yang telah bekerja mengendarai bus rute 839 selama 34 tahun.

Ia menggunakan interkom yang ada di bus untuk mengumumkan pemberhentian selanjutnya dan menyebutkan beberapa baris puisi dan cerita rakyat setempat ketika di lampu merah. Liu melantunkan puisi dari masa Dinasti Tang ( 618 – 970 ) tentang ingatan akan cuaca musim gugur.

Mengemudi bus dengan rute No. 839, Liu Kuanyun menggunakan interkom bus untuk mengumumkan pemberhentian yang akan datang dan melafalkan beberapa baris puisi dan kisah-kisah budaya rakyat sambil berhenti di lampu merah. Puisi menceritakan, Bulan yang jernih dan terang menyinari hutan pinus, sementara sungai beriak mengalir di atas batu-batu …” Liu dengan fasih mengucapkan baris demi baris  sebuah puisi dari masa Dinasti Tang (618-970). Foto :  Layar video oleh Btime.

” Setelah hujan di lembah yang kosong, menjadi dingin di musim gugur. Bulan yang jelas dan cerah melemparkan cahayanya ke hutan pinus, sementara sungai beriak di atas batu….” . Penumpang pun bertepuk tangan.

ADH.