Budaya Jepang yang menyukai sesuatu yang imut dan lucu, yang dalam bahasa Jepang disebut kawaii, ternyata berlaku untuk banyak hal, tidak terkecuali kotoran manusia. Sebuah museum, Unko Museum, yang berisi segala sesuatu terkait kotoran manusia dalam berbagai bentuk dan warna didirikan di Yokohama. Tentu kotoran yang ada di museum ini buatan dan dimaksudkan hanya sebagai hiasan, seperti patung kotoran dan tulisan kotoran dalam berbagai bahasa.

Museum Unko berisi pernak-pernik mirip kotoran manusia tiruan, mendorong orang untuk mengambil gambar dan berbagi pengalaman mereka di media sosial.

Pengunjung museum bisa membeli suvenir kenang-kenangan untuk dibawa pulang, seperti es krem mirip kotoran manusia.

CNN melaporkan Museum Unko pertama kali dibuka pada 15 Maret dan lebih dari 10.000 pengunjung hadir pada minggu pertama, Mereka hadir sambil mengabadikan suasana Museum Uno lalu membagikan foto di media sosial.
Tiket masuk berharga $ 16 untuk orang dewasa dan sekitar $ 9 untuk anak-anak.

Media sosial kemudian dibanjiri dengan gambar-gambar lucu dan kreatif dari orang-orang yang berjongkok di toilet. Mereka tertawa saat memegang kotoran manusia palsu yang diambil dari dalam kloset. 

Ada juga es krim dan cupcakes berbentuk menyerupai kotoran serta gim bertemakan kotoran manusia. ” Kotoran disini berwarna-warni dan bagus kalau difoto. Bentuknya begitu bulat dan lucu, ” kata Haruka Okubo, pelajar yang mengunjungi museum itu, seperti dimuat huffpost.com, Jumat ( 5/7/2019 ). Di Jepang penghapus pensil kecil berbentuk menyerupai kotoran dengan wajahnya dan benda-benda lain yang mirip kotoran telah lama menjadi barang koleksi anak-anak, bahkan orang dewasa.

Pengunjung museum akan disuguhi video pengenalan museum singkat kemudian akan diminta duduk di salah satu toilet duduk warna-warni berpura-pura sedang buang air besar sambil mendengarkan musik. Nantinya, suvenir ” kotoran ” bisa diambil dari dalam toilet sebagai oleh-oleh.

AP / ADH.