Berlari penuh semangat saat lomba lari boleh-boleh saja asalkan tetap fokus. Jangan sampai seperti Hagos Gebrhiwet yang akhirnya harus menanggung malu. Pelari asal Etiopia itu menganggung malu sekaligus penyesalan saat lomba lari Diamond League kategori 5.000 meter pria di Lausanne, Jumat ( 5/7/2019 ).

Ia melewati garis finis dengan tangan terangkat merayakan kemenangannya. Tetapi, tanpa sadar sebenarnya masih tersisa satu putaran yang harus ia selesaikan. Ternyata atlet berusia 25 tahun itu keliru menghitung jarak.

Pelari Ethiopia Hagos Gebrhiwet ikut serta dalam lomba 5.000 m di lomba Diamond League IAAF di Lausanne, ketika ia melakukan kesalahan yang agak memalukan karena merasa dirinya sudah sampai garis finish padahal masih harus berlari satu putaran lagi. Ia terlalu cepat merayakan kemenangan Dalam video perlombaan yang diperlambat, Hagos Gebrhiwet mengejar pelari lain dan mencapai finish diposisi ke-10.

Gebrhiwet berusaha dengan keras mengatasi ketinggalannya, tetapi hasilnya tidak menguntungkan. Ia pun harus finis diposisi ke-10. Rekan senegaranya, Yomif Kejelcha, yang finis di posisi pertama dengan catatan waktu 13 menit dan 0,56 detik memberikan sedikit rasa simpati kepada Gebrhiwet.

Posisi kedua dan ketiga juga ditempati atlet Etiopia, Selemon Barega dan Telahun Halle Bekele.

AFP / ADH.