Mata menjadi tuan rumah rangkaian mikroba yang disebut mikrobioma mata. Saat mikroba ini tak seimbang, penyakit mata bisa muncul. Riset terbaru menunjukkan bakteri hidup di permukaan mata dan merangsang kekebalan.

Sejak penemuan manfaat kesehatan dari mikrobioma dalam tubuh, komunitas ilmiah telah mengeksplorasi bagaimana mereka dapat membantu mengembangkan perawatan baru untuk penyakit. Pengumpulan mikroba alami tubuh memainkan peran penting dalam menjaga Anda tetap sehat.
Sebagian besar penelitian umumnya berfokus pada usus dan kulit. Tetapi baru mulai mengeksplorasi mikroba yang hidup di mata. Mikrobioma mata mempengaruhi penglihatan kita berdasarkan kuantitas mikroorganisme.

” Jadi mikroba bisa untuk membuat terapi inovatif gangguan mata seperti penyakit mata kering dan jaringan parut kornea, ” kata penulis studi itu, Tony St Leger, Assistant Profesor of Ophthalmology and Immunology University of Pittsburgh, Sabtu ( 22/6/2019 ). Melalui serangkain percobaan, ahli imunologi mata Rachel Caspi di National Eye Institute and Tony menemukan bakteri Corynebacterium mastitidis ( C mast ), yang mampu merangsang sel kekebalan untuk mereproduksi antimikroba yang membunuh mikroba berbahaya ke dalam air mata.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / EVY.