Tidak ingin para siswa terlambat mengikuti ujian nasional masuk perguruan tinggi karena banjir, para guru di sebuah sekolah menengah di Yushan membuat jembatan darurat dari meja. Mereka menggunakan ratusan meja agar para siswa bisa melewati genangan air setinggi 50 sentimeter yang mengepung sekolah mereka. Dalam foto yang diambil dari video yang di-posting Pear Video, sejumlah siswa tengah meniti jembatan darurat yang panjangnya diperkirakan 100 meter.

Ujian masuk perguruan tinggi nasional Tiongkok, yang dikenal sebagai Gaokao, akan dimulai pada hari Jumat. Hujan lebat melanda Kabupaten Yushan, Kota Shangrao di Provinsi Jiangxi Cina timur, membuat halaman sekolah tempat ujian berlangsung kebanjiran. Calon mahasiswa harus melalui jembatan darurat terbuat dari meja agar bisa sampai ke ruang kelas. Foto VCG

Dengan tertib dan hati-hati peserta ujian melangkah melewati jembatan darurat meja yang terbentang di halaman sekolah.

Untuk memastikan siswa mencapai tempat ujian tepat waktu, maka sebuah jembatan sementara dibangun para guru dengan menggunakan meja sekolah. / Foto VCG

Lebih dari 10 juta siswa diperkirakan akan mengikuti tes yang mengubah hidup mereka tahun ini sebagai jumlah tertinggi sejak 2010. Untuk meminimalkan gangguan saat ujian berlangsung karena banjir, pihak berwenang di seluruh China telah mengambil berbagai langkah, seperti menjaga ketertiban lalu lintas dan menyediakan perawatan medis darurat. / Foto VCG

Dalam unggahan di laman Globaltimes.cn pada Minggu ( 9/6/2019 ) itu disebutkan, pada hari ujian para guru telah tiba pada pukul 06.00 waktu setempat untuk memulai membangun jembatan, melintasi halaman depan yang banjir menuju ruang ujian. Dalam foto itu juga tampak para guru berdiri di dalam genangan air sambil membantu para siswa meniti jembatan bangku itu.

JOS.