Sebuah laptop yang dipenuhi dengan sejumlah virus berbahaya sebagai sebuah proyek seni dilelang dan mendapat penawaran seharga 1,345 juta dollar AS. Laptop Samsung NC10 buatan tahun 2008 tersebut dijuluki ” The Persistence of Chaos ” oleh seniman internet asal China, Guo O Dong, karena dipenuhi virus runsomeware terkenal, seperti WannaCry, Blackenergy, ILOVEYOU, My Doom, SoBig, dan DarkTequila. Sederet program ransomeware tersebut bekerja dengan mengunci mesin laptop sehingga laptop tidak bisa dioperasikan dan peretasnya meminta tebusan pada pengguna laptop agar laptopnya bisa dipakai kembali.

Laptop Samsung NC10 2008 yang menjalankan Windows XP dilelang dengan harga $ 1,345 juta. Mesin laptop yang berusia 11 tahun memiliki nilai jual mahal karena dilengkapi dengan spesimen langsung dari enam virus komputer paling berbahaya yang ada.

Dalam streaming langsung di Twitch, laptop dapat dihidupkan dan menjalankan virus dan malware. Laptop tidak dijual sebagai senjata cyber di pasar gelap darkweb dan dijual sebagai proyek seni.

Program-program itu telah menyebabkan kerugian finansial senilai 95 juta dollar AS di seluruh dunia dan sempat mematikan jaringan listrik di Ukrania. Seperti dikutip laman UPI, Selasa ( 28/5/2019 ), Dong mengatakan, laptop penuh dengan virus itu merupakan proyek seninya dengan perusahaan keamanan siber Deep Instinct. Tujuannya untuk memberikan bukti fisik atas persoalan keamanan siber yang abstrak.

Laptop yang kemudian dilelang dan mendapat tawaran 1,345 juta dollar AS itu diputus dari jaringan internet sehingga tak bisa menyebarkan virusnya.

ADH.