Sungguh mulia dan terpuji perbuatan pramusaji di restoran piza ” Patsy’s ” di New York City, Amerika Serikat ini. Ia ditinggalkan begitu saja tanpa diberi uap tip oleh pelanggan yang baru dilayaninya pada 4 Mei lalu. Armando Markaj, sang pramusaji itu, tengah membersihkan meja yang baru ditinggalkan pelanggannya saat menemukan sebuah amplop berlogo bank tergeletak di meja.

Markaj lari ke luar, tetapi pelanggannya sudah menghilang. Ia lalu membuka amplop itu dan …..alangkah terkejutnya dia : ada selembar cek senilai 424.000 dollar AS! Jika dirupiahkan, itu sama dengan sekitar Rp 6.1 miliar.

Armando Markaj tidak sakit hati diperlakukan tidak sepantasnya oleh Karen Vinacour saat yang bersangkutan selesai makan di restoran piza tempatnya bekerja. Setelah Vina pergi, Armando kaget saat melihat amplop berisi selembar cek yang ternyata milik Karen Vinacour. 

“Biasanya kami tempatkan barang-barang temuan di kotak lost and found di bagian belakang. Tetapi, dengan uang hampir setengah dollar tersebut, hal itu tidak saya lakukan, ” kata Markaj ( 27 ) yang kemudian menyerahkan cek itu kepada pemilik restoran, seperti dikutip New Daily News, Jumat ( 10/5/2019 ). Setelah berita temuan cek itu dimuat Daily News, pemilik cek bernama Karen Vinacour pun datang lagi ke restoran.

” Saya sangat berterima kasih, hinaan yang kami berikan kepadanya tak menghalangi dia untuk tetap berbuat baik, ” ujar Vinacour, mantan pekerja sosial. Markaj menerima permintaan maaf Vinacour dan berkata, ” Saya bahagia melakukan ini untuk di. ”

AP /SAM