Dampak minuman beralkohol terhadap peningkatan risiko kanker kurang dipahami masyarakat. Padahal, alkohol adalah zat karsinogenik atau pemicu kanker. Studi yang dipimpin Theresa Hydes dari Departemen Gastroenterologi dan Hepatologi Rumah Sakit Pendidikan Southampton NHS Foundation Trust, Inggris, yang dipublikasikan di British Medical Journal Public Health, Kamis ( 28/3/2019 ), menunjukkan, minum sebotol atau 750 milimeter anggur seminggu meningkatkan risiko kanker yang sama dengan mengonsumsi 5 batang rokok seminggu pada laki-laki dan 10 batang rokok seminggu pada perempuan.

Hubungan antara alkohol dan kanker payudara diketahui sebagai salah satu faktor risiko dampak minuman beralkohol. Gambar : Getty Images.

Jenis kanker yang sering muncul adalah kanker payudara ( pada perempuan ), serta kanker saluran pencernaan dan kanker hati ( pada laki-laki ).

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / MZW.