Mantan Presiden Peru Alejandro Toledo harus mendekam di penjara semalam karena mabuk dan berbuat onar di tempat umum di dekat kota Palo Alto, Negara Bagian California, AS, Minggu ( 17/3/2019 ). Toledo ( 73 ), yang memerintah Peru sejak 2001 hingga 2016, saat ini ditetapkan berstatus buron oleh pemerintah Peru terkait kasus korupsi. Peru telah meminta AS agar mengekstradisi Toledo.

Namun, status buron itu tidak membuat Toledo berhati-hati di kota persembunyiaannya. Polisi AS, Senin ( 18/3/2019 ), mengungkapkan, Toledo kedapatan mabuk di sebuah restoran di California. Juru bicara kantor Sheriff San Mateo County, Rosemerry Blankswade, mengatakan, Toledo ditangkap pada Minggu dan mendekam semalam di sel sebelum akhirnya dibebaskan Senin dini hari.

Mantan Presiden Peru Alejandro Toledo, dicari di negara asalnya sehubungan dengan skandal korupsi terbesar di Amerika Latin, ditangkap di California karena dicurigai mabuk di depan umum. Ia menghabiskan satu malam di penjara sebelum dibebaskan. AP Foto.

Di negara asalnya, Toledo dijerat kasus dugaan menerima suap sebesar 20 juta dollar AS dari perusahaan konstruksi Brasil, Odebrecht. Meski telah ditangkap, Blankswade memastikan Toledo tidak akan diekstradisi ke Peru.

Kementerian Luar Negeri Peru juga memastikan, penangkapanToledo tidak berkaitan dengan proses ekstradisinya saat ini. Sudah buron, masih berulah pula.

AFP / SAM.