Karena ingin menghindari hukuman penjara, seorang nelayan di Negara Bagian Alaska, AS,’ berpura-pura ” mati. ” Berpura-pura mati? Ya,, Ryan Meganack ( 35 ), nelayan itu, sengaja mengecoh dengan tindakan yang membuat orang berpikir bahwa dia telah mati supaya dia tidak menjalani hukuman penjara.

Atas tindakanya ini, dia diganjar hukuman 2,5 tahun penjara. Jaksa penyelidik federal yang dikutip, Jumat ( 9/11/2018 ), mengatakan, Meganack tahun 2016 menghadapi dakwaan kasus penyerangan secara seksual terhadap perempuan tak berdaya di pengadilan federal. Di tengah proses peradilan itu, pacar Meganack melapor kepada aparat hukum bahwa Meganack hilang di Port Graham.

Ryan Meganack

Pasukan penjaga pantai ‘pun dikerahkan untuk mencari Meganack. Mereka sampai mengeluarkan biaya 384.261 dollar AS ( sekitar Rp 5,6 miliar ) untuk pencarian itu. Belakangan diketahui, Meganack ternyata sengaja menenggelamkan perahu kecil yang dinaikinya, lalu diam-diam naik perahu lain dan bersembunyi di dekat rumah ibunya.

Dia berencana kabur dari Alaska saat pencarian terhadap dirinya diakhiri. Sharon Gleason, hakim distrik, memerintahkan Meganack menjalani hukuman penjara 15 bulan setelah menyelesaikan hukuman pengadilan federal, penjara 15 tahun, dalam dakwaan penyerangan seksual.

AP / SAM.