Jika terjadi sesuatu dengan keluarnya Inggris dari kelompok Uni Eropa atau Brexit, bersiaplah. Kira-kira itu pesan ” kotak Brexit “ yang berisi makanan darurat untuk 30 hari. Kotak itu ditawarkan 295 poundsterling, berisi 60 porsi makanan beku favorit orang Inggris.

Makanan itu, misalnya, makaroni keju, ayam tikka ala India, ayam fajita Meksiko, serta daging dan ayam giling. Dalam paket itu juga disiapkan filter air darurat. James Blake, pebisnis yang menawarkan barang itu, mengatakan, ratusan kotak sudah terjual.

James Blake mengemas dan menjual perlengkapan makanan darurat. Dia menciptakan kotak Brexit dengan kaleng makanan beku-kering dan persediaan lainnya.  Kekhawatiran atas kekurangan bahan makanan dalam minggu ini ketika Parlemen Inggris dengan suara keras menolak rencana Brexit yang diusulkan Perdana Menteri Theresa May, mengharuskan adanya pemungutan suara mosi tidak percaya memungkinan Brexit tanpa kesepakatan. ( Foto : Thomas Daigle / CBC )

Selain itu James Blake menjual polis ” asuransi ” yang tak lazim kepada penduduk Inggris saat menghadapi Brexit nantinya. Tetapi ia berharap pembeli tidak akan membutuhkannya. Yang ditawarkan adalah ” kotak Brexit ” yang diisi dengan persediaan satu bulan makanan kering-beku, saringan air, dan starter api.
Kit, yang dirancang untuk bertahan selama 25 tahun, merupakan respons terhadap kekhawatiran yang berkembang atas kemungkinan kekurangan pangan jika UK keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Apakah perlu menyiapkan kotak khusus seperti itu? Ia, Kamis ( 24/1/2019 ), mengatakan, ” Kini kita dalam proses Brexit yang tak bisa dikendalikan siapa pun. Kita tak tahu apa yang akan terjadi. ”

Lynda Mayall ( 61 ), misalnya, mengabaikan jaminan pemerintah. Dia tak hanya menyimpan makanan, tetapi juga keperluan rumah tangga, termasuk sabun yang dikhawatirkan bisa langka.

Reuters / RET.