Badak purba raksasa ( Elasmotherium sibericum ) hidup di muka bumi hingga 30.000 tahun lalu. Hewan yang memiliki tanduk panjang di antara dua matanya dan dikenal dengan nama unicorn siberia ini dahulu berkeliaran di padang rumput Eurasia. Bukti terbaru menunjukkan bahwa hewan raksasa ini mungkin memakan rumput yang alot dan kering.

Untuk waktu yang lama diyakini bahwa badak raksasa bernama Elasmotherium sibericum punah sekitar 200.000 tahun yang lalu – jauh sebelum peristiwa kepunahan megafaunal Kuarter, yang menyaksikan akhir dari kehidupan mammoth berbulu, rusa Irlandia dan kucing bertaring tajam. Peninggalan fosil menunjukkan bahwa spesies ini bertahan hidup di Eropa Timur dan Asia Tengah hingga setidaknya 39.000 tahun yang lalu.

Miturut Profesor Adrian Lister dari Natural History Museum, London, yang memimpin penelitian tentang kepunahan badak purba raksasa ini, pekan lalu, menu makan seperti itulah yang kemungkinan menjadi penyebab berkurangnya populasi badak purba. Seiring menghatnya Bumi setelah zaman es sekitar 40.000 tahun lalu, luas padang rumput mulai menyusut, mendorong badak purba ke jurang kepunahan.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / IKA