Ini bukan kasus pencurian besar. Hanya pencurian benda, lebih tepatnya, makhluk kecil. Namun, kasusnya menjadi berita besar di Perth, Australia.

Seekor anak bayi meerkat sejenis mamalia dalam keluarga luwak, menghilang dari kandang Kebun Binatang Perth sehari sebelum bayi meerkat berusia satu bulan itu akan diperkenalkan di hadapan publik, September lalu. Staf kebun binatang pun kalang kabut. Mereka sempat waswas bayi meerkat yang belum diberi nama itu disambar burung pemangsa.

Namun, mereka tetap mengontak aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus hilangnya bayi meerkat itu. Dua hari kemudian, polisi menemukan seekor bayi meerkat di sebuah rumah di kota Beverley, sekitar 130 kilometer dari Perth. Dari penyelidikan, polisi menetapkan dua tersangka, Jesse Ray Hooker ( 23 ) dan temannya, Aimee Cummins ( 23 )

Baby meerkat yang dicuri dari Kebun Binatang Perth ditemukan dalam kondisi lemah dan lapar dari sebuah rumah di kota Beverley.

Keduanya mengunjungi kebun binatang saat bayi meerkat itu hilang. Hooker didakwa mencuri hewan itu, sedangkan Cummins didakwa sebagai penadah. Polisi juga mendakwa orang ketiga, perempuan berusia 31 tahun, juga dari Beverley, dengan dakwaan memiliki barang hasil curian.

Di pengadilan di Perth, Rabu ( 14/11/2018 ), Hooker mengaku bersalah dan didenda 4.000 dollar AS ( sekitar Rp 42,5 juta ). Dua tersangka lain akan diadili pada Desember dan Januari mendatang.

AP / SAM.