Hati-hati dalam memberikan tambahan les kepada anak. Pengalaman siswa perempuan berusia 11 tahun di China ini mungkin bisa menjadi pelajaran buat para orangtua di mana pun berada. Xiaoxiao, siswa perempuan asal Guangyuan, Provinsi Sichuan, kabur dari rumah sambil membawa ponsel milik orangtuanya, Senin ( 8/10/2018 ) pukul 04.00.

Ponsel milik orangtuanya dibawa untuk dijadikan alat pembayaran dengan memanfaatkan aplikasi WeChat. Seperti dilaporkan globaltimes.cn, beberapa jam setelah kabur dari rumah, Xiaoxiao menghubungi orantuanya, meminta mereka untuk mengirim foto kartu identitas miliknya. Segera setelah itu, orangtua Xiaoxiao menghubungi polisi dan meminta petugas untuk mencari anak mereka.

Sistem aplikasi WeChat untuk alat pembayaran. App Store di China saat menerima pesanan barang inilah yang dimanfaatkan Xioxiao untuk berbelanja dengan memanfaatkan kartu identitas orangtuanya. Foto: Bobby Yip / Reuters

Polisi akhirnya menemukan Xiaoxiao pada Senin sore di sebuah halte bus yang berjarak 20 kilometer dari rumahnya. Usut punya usut, polisi akhirnya bisa mendapatkan keterangan dari Xiaoxiao mengapa dirinya kabur pada dini hari dan akhirnya berada di sebuah tempat pemberhentian bus yang berjarak cukup jauh dari kediamannya.

Menurut polisi, Xiaoxiao pergi karena tidak mau mengikuti kursus persiapan olimpiade matematika yang diadakan sehabis sekolah. Waduh….

ATO.

Iklan