Obesitas kini menjadi persoalan di dunia. Banyak negara melaporkan, kian bertambah jumlah warga mereka, terutama anak-anak, yang tak hanya memiliki problem berat badan berlebih ( overweight ), tetapi juga obesitas. Masalah ini juga dialami China, negara yang berkembang pesat dan memiliki jumlah kelas menengah yang semakin banyak. Di Provinsi Hubei, seorang siswa berusia 10 tahun masuk dalam kategori obesitas karena mempunyai body mass index ( BMI ) lebih dari 30 persen.

BMI – perbandingan tinggi tubuh terhadap kuadrat berat badan – termasuk normal jika nilainya 18,5 – 24,9. Jika nilainya 25,0 – 29,9, maka termasuk overweight. Prihatin akan kondisi si bocah, sekolah memberi waktu bebas belajar setengah hari pada setiap hari sekolah.

Obesitas telah menjadi permasalahan dunia, termasuk di negara dengan penduduk paling besar sejagat, China. Padahal obesitas merupakan biang dari segala penyakit kronis, mulai dari diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kanker, stroke dan lainnya. Ilustrasi : Didie SW.


Selain pada orang dewasa, obesitas anak telah menjadi masalah yang lebih serius di China. Orang tua di China biasanya membiarkan atau sengaja membawa anak-anaknya ke restoran cepat saji dan junkfood. Kurangnya olahraga merupakan salah satu alasan terbesar mengapa banyak anak di China yang mengalami obesitas.

 

Tidak dijelaskan apa yang dikerjakan anak itu selama jeda. Namun, targetnya, dengan pemberian jeda belajar di awal semester, si bocah diharapkan bisa melakukan aktivitas yang berdampak besar bagi pengurangan berat badan.

” Saya susah bernapas saat baru selesai jalan, ” keluh bocah dengan tinggi 1,77 meter dan berat 105 kilogram itu seperti dikutip globaltimes.cn.

ATO.