Gerak bintang-bintang seukuran Matahari dekat inti galaksi Bimasakti ditentukan kandungan bintang penyusunnya. Bintang yang mengandung materi logam atau elemen berat bergerak dua kali lebih cepat dibanding bintang tersusun dari elemen ringan seperti hidrogen dan helium. Kecepatan gerak yang berbeda dari bintang membuat inti galaksi mengembung dibanding bagian piringannya.

Sebuah gambar dari Teleskop Luar Angkasa Hubble menunjukkan tonjolan Bima Sakti. Banyak dari bintang-bintang redup adalah bintang-bintang seperti matahari yang mengorbit tonjolan pada kecepatan yang berbeda tergantung pada lintasan mereka. Kredit title : T. Brown (STScI) / NASA / ESA

” Inti Bimasakti yang mengembung adalah komponen penting galaksi dan berisi 10-20 persen dari massa total galaksi, ” kata astronom Universitas Michigan Amerika Serikat, Will Clarkston, Senin ( 15/1 ). Demikian hasil analisis data 10.000 bintang seukuran Matahari dan Teleskop Hubble dan pengukuran komposisi kimia memakai Teleskop Sangat Besar Observatoriom Selatan Eropa di Chile.

Sumber : Kilas Iptek / Space / MZW.