Tes darah dengan metode terbaru untuk ibu hamil bisa mendeteksi kemungkinan kelahiran janin prematur dengan akurasi 75-80 persen. Teknik ini juga bisa dipakai untuk memperkirakan waktu kelahiran dengan biaya lebih murah dibanding dengan ultrasound. Metode tes darah ini dikembangkan para ilmuwan yang dipimpin peneliti dari Universitas Standord dan dipublikasikan secara daring di jurnal Science, 7 Juni 2018.

Tes darah akan memeriksa golongan darah Anda serta segala sesuatu yang dapat menyebabkan masalah selama kehamilan Anda atau setelah kelahiran. Termasuk mendeteksi kemungkinan bayi lahir prematur.

Temuan ini diharapkan bisa mengurangi persoalan yang disebabkan kelahiran prematur yang mencapai 15 juta per tahun. Tes darah ini dilakukan guna mengukur aktivitas maternal, plasenta, dan gen bayi dengan menganalisis kadar darah ibu pada asam ribonukleat ( RNA ), molekur polimer yang berperan penting dalam pewarisan gen.

Sumber : Kilas Iptek / Science / AIK.

Iklan