Ketika pulang ke rumahnya di Longmont, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat, Mary Andrews bingung melihat jajaran mobil di parkir di pekarangan rumahnya. Bukan hanya itu, kerumunan orang juga keluar masuk rumahnya sambil mengangkuti barang-barang dari dalam rumah. ” Mobil ada di mana-mana dan penuh barang….Saya bertanya-tanya, apa yang sedang terjadi, ” kata Andrews yang ketika pergi tak mengunci rumahnya.

Namun, tak ada orang yang peduli dengan teriakan Andrews yang meminta orang-orang itu berhenti mengangkuti barang-barang. ” Mereka lebih galak, ” ujar Andrews. Usut punya usut, orang-orang yang datang ke rumah Andrews menyangka sedang ada estate sale ( penjualan barang gratis ) di rumah itu.

Barang-barang dari rumah Mary Andrews berada di halaman rumahnya di 14 Texas Lane di Longmont pada hari Senin. Mary mengatakan saat itu rumahnya digeledah oleh orang-orang yang tidak dikenal, Mereka mengira saat itu sedang terjadi penjualan barang murah yang sebenarnya tidak terjadi beberapa rumah tetangganya.

Padahal, estate sale sebenarnya ada di rumah tak jauh dari kediaman Andrews. Pihak kepolisian mengatakan, telah terjadi salah informasi yang sangat buruk ketika seseorang mengira penjualan terjadi di rumah Andrews dan berita itu menyebar sangat cepat. Sampai saat ini, Andrews masih menghitung barang-barang yang hilang.

Namun, ia merasa dirinya seperti dirampok karena benda yang diambil mulai dari perhiasan sampai piring, bahkan kertas toilet. ” Sepertinya orang-orang mengambil apa saja yang ada di hadapan mereka tanpa dipikir lagi, ” katanya. Barang yang hilang itu termasuk kamera dan komputer milik dua cucunya yang berisi tugas-tugas sekolah.

AP / MYR.