Mainan bebek karet kelihatan lucu dan menggemaskan. Namun, siapa kira boneka karet ini merupakan sumber kuman penyakit. Peneliti Amerika Serikat dan Swiss, seperti dikutip AFP, menyatakan, bakteri dan jamur tumbuh pada bagian dalam mainan atau bebek karet ini.

Kuman-kuman ini keluar dan tersebar ke mana-mana saat boneka karet nan menggemaskan itu diremas anak-anak yang mandi di bak. Para peneliti Institut Sains dan Teknologi Perairan EAWAG di Swiss, Sekolah Politeknik Federal Swiss, dan Universitas Illionis, AS, menemukan jamur terdeteksi di hampir 60 persen mainan dalam bak mandi. Potensi bakteri patogen itu teridentifikasi pada 80 persen dari semua mainan yang diteliti, termasuk bakteri Legionella dan Pseucomonas aeruginosa yang sering menyebabkan infeksi di rumah sakit.

Anak-anak suka bermain dengan mainan karet di bak mandi, tetapi para ilmuwan menemukan apa yang sebenarnya ada di dalam bebek karet itu dan itu sangat tidak menyenangkan. Peneliti dari Institut Sains dan Teknologi Perairan Swiss, ETH Zurich, dan Universitas Illinois melakukan penelitian pada mikroba dan bakteri di dalam bebek karet yang digunakan anak saat bermain air. Mulai sekarang usahakan Anda membuang mainan itu saat anak mandi. Biarkan anak mandi tanpa meremas bebek mainan.

Penyebab utama pertumbuhan kuman itu adalah air hangat yang terkumpul di dalam mainan bebek yang umumnya terbuat dari polimer berkualitas rendah yang melepaskan senyawa karbon organis sebagai nutrisi koloni bakteri.

Dalam situasi ini, bakteri dan jamur dimungkinkan berkembang biak dengan baik dan akan keluar saat bebek karet diremas hingga cairan keluar dan mengenai wajah.

LOK.