Jalur drive-thru sebuah restoran biasanya untuk melayani pelanggan yang mengendarai mobil. Namun, Starbucks di Anthem, Arizona, Amerika Serikat, mengizinkan seorang pembeli dengan menunggang kuda melalui jalur itu. Cerita di laman UPI menyebutkan, seorang gadis bernama Aspen Cline ( 14 ) bersama seorang temannya berencana merayakan ulang tahun dengan mengendarai kuda melewati jalur drive-thru Starbuck untuk membeli segelas frappuccino.

” Ini adalah sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan untuk ulang tahun saya. Saya belum pernah melakukan ini sebelumnya. Ini sudah empat tahun sejak saya ingin melakukannya, ” kata Cline. Namun, ketika mereka mendekati jalur drive-thru dan hendak memesan frappuccino, karyawan Starbucks mengatakan mereka tidak bisa melayani.

Cline dan rekannya di tolak tanpa alasan. Ibu Aspen Cline, Tandy Cline, mengatakan, mereka tidak ingin ribut dan segera meninggalkan Starbuck. Namun, mereka kemudian mengunggah insiden itu di Facebook dan mengajak memboikot.

Video seorang remaja sedang menunggangi kudanya melalui drive Starbucks dan ditayangkan gambarnya secara online. Gambaran itulah yang ingin dicoba Aspen Cline, seorang remaja dari Mayer, Arizona yang suka mengendarai kudanya, Scout, untuk melakukan hal sama.

Aspen Cline telah melihat video-video  internet dari orang lain yang menunggang kuda mereka melalui drive-thru Starbucks. Ia memutuskan ingin melakukan hal sama saat merayakan ulang tahunnya. Tapi hal itu tidak terlaksana, dia dan kudanya, Scout, distop  oleh barista yang bertugas saat itu.

Perwakilan Starbucks mengatakan, karyawan Starbuck yang menolak Cline berpikir dari perspektif keselamatan. Jalur drive-thru memang ditujukan untuk kendaraan bermotor. Namun, jika pelanggan memiliki permintaan khusus, miturut Starbucks, pelanggan bisa menghubungi mereka terlebih dulu.

Setelah cerita Cline mendapat perhatian publik, manajer distrik Starbucks kemudian mengizinkan Cline menunggangi kudanya melalui jalur drive-thru. Cline kecewa karena faktor kejutannya hilang, tetapi ia senang memiliki kesempatan memenuhi harapannya.

LOK.