Di galeri Taizhou, Provinsi Zhejiang, China Timur, selama beberapa hari tersaji berbagai macam masakan seperti tumis udang. Seorang pakar katering Wang Wanzhong menggunakan bakatnya untuk menyajikan berbagai masakan itu. Sayangnya, sajian tersebut tidak terbuat dari bahan makanan, tetapi dari batu-batu mulia.

Tampak  batu yang disusun menyerupai makanan tertata rapi di meja, terlihat seperti masakan khas China oleh katering dan ‘koki batu’ Wang Wanzhong. Foto: thepaper.cn

Pameran perjamuan Kekaisaran China ini dibuka pada 22 Februari 2018 dan menyajikan 108 masakan Manchu serta Han yang dibuat dari sekitar 1.000 batu mulia, batu akik, dan fosil. Pameran menghabiskan dana 200.000 yuan atau Rp 435 juta. ” Saya berkeliling ke seluruh negeri kecuali Tibet selama hampir sepuluh tahun untuk mengumpulkan batu-batu ini, ” kata Wang kepada media globaltimes.cn.

Wang telah menjadi pakar katering perjamuan selama 30 tahun. ” Saya pernah menemukan banyak batu yang sangat mirip dengan makanan. Jadi, saya kemudian ingin menyajikan makanan yang terbuat dari batu, ” tutur Wang.

LOK.