Upaya menutup lubang ozon berhasil. Riset dengan metode baru pertama kali dipakai mengonfirmasi ada pengecilan lubang ozon 20 persen. Studi terbaru memakai microwave limb sounder ( MLS ), instrumen yang dibawa satelit Aura. Instrumen itu mengukur kadar klorin. Metode lama mengukur ukuran lubang ozon.

Para ilmuwan telah menyambut baik berita bahwa lubang di lapisan ozon di Antartika telah menyusut dan menyarankan agar solusi serupa dapat ditemukan untuk menghadapi perubahan iklim dan masalah lingkungan lainnya. Nasa mengkonfirmasi berita tersebut setelah sebuah studi baru melihat langsung bahan kimia perusak ozon di atmosfer. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan minggu ini, para ilmuwan menemukan bahwa penurunan kadar klorin perusak ozon telah mengakibatkan penurunan penipisan ozon 20 persen selama bulan-bulan di musim dingin dari tahun 2005 sampai 2016.

” Ini meyakinkan kami bahwa mengecilnya lubang ozon pertengahan September ditunjukkan dari kadar klorin dihasilkan klorofluorokarbon ( CFC ), ” kata Susan Strahan, ahli atmosfer dari Goddard Space Flight Center Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat ( NASA ), Senin ( 8/1 ), di Greenbelti, Maryland.

Sumber : Kilas Iptek / Livescience / ISW.