Bumi butuh sekitar 24 jam untuk satu kali berotasi. Rotasi Bumi itu jadi patokan panjang waktu satu hari. Di masa lalu, Bumi hanya butuh 2-3 jam sekali berotasi. Selama miliaran tahun, tarikan gravitasi Matahari dan Bulan memperlambat putaran Bumi hingga mencapai kecepatannya sekarang.

Perputaran atau rotasi Bumi adalah salah satu peristiwa yang selalu dilakukan bumi. Bukan hanya Bumi, planet-planet dalam tata surya juga mengalami hal yang sama. Segala jenis aktivitas atau fenomena di ruang angkasa pasti memiliki pengaruh dan akibat yang bisa dirasakan. Bumi berputar pada prorosnya bisa menimbulkan banyak pengaruh atau dampak yang bisa dirasakan manusia. Misalnya, terjadinya siang berganti malam dan sebaliknya, berganti musim di negeri belahan utara dan selatan bumi, juga di negeri sekitar katulistiwa.

Rotasi Bumi kini melambat 1,8 milidetik per satu abad. Studi terbaru menunjukkan keberadaan atmosfer Bumi memengaruhi rotasi Bumi. ” Massa atmosfer Bumi sekitar 50 triliun metrik ton dan selama miliaran tahun semua massa itu menahan rotasi di muka Bumi, seperti direm, ” kata Direktur Astrobiologi University Colombia New York Amerika Serikat Scharf, Rabu ( 27/12 ).

Pemanasan dan pendinginan atmosfer Bumi oleh Matahari juga memperlambat rotasinya.

Sumber : Kilas Iptek / Space / MZW.

Iklan