Jangan sembarangan mengikuti petunjuk yang tercantum di media sosial. Seorang pria asal Wuhan, China, membaca di medsos WeChat bahwa cara membersihkan paru-paru dari partikel polutan adalah dengan sengaja batuk selama lima menit setiap jam. Pria bernama keluarga Wang dan berusia 38 tahun itu bercerita kepada dokter, dirinya membaca pesan di medsos bahwa memaksakan diri untuk batuk saat asap kabut polusi memenuhi udara akan membersihkan saluran pernapasan dan paru-paru.

Sumber lain yang melepaskan polutan adalah emisi kendaraan. Polutan dari transportasi termasuk karbon dioksida, juga termasuk karbon monoksida, serta nitrogen oksida, dibentuk oleh kombinasi langsung nitrogen dan oksigen dalam mesin pembakaran. Polutan ini sangat berbahaya bagi paru-paru jika terisap terus menerus, menyebabkan batuk berkepanjangan.

Agar terhindar dari polutan di jalan raya karena asap kendaraan bermotor yang membuat udara kotor, maka seorang pelari memakai topeng untuk melindungi dirinya dari polutan saat ia berlari melintasi Gerbang Tiananmen.

Namun, setelah seminggu menjalani saran itu, Wang mendapati dirinya malah terus-terusan batuk. Usut punya usut, ternyata tenggorokannya bengkak akibat Wang sering memaksakan dirinya batuk.

” Tidak ada bukti ilmiah bahwa memaksakan batuk dapat melindungi diri dari asap kabut, ” kata Luo Guangwei, dokter di rumah sakit Wuhan, sebagaimana dikutip Globaltimes.cn, Senin lalu, dari Wuhan Evening News.

ATO.