Seorang perempuan yang sedang hamil melaporkan bandar narkoba kepada polisi karena telah menipunya. Perempuan itu membeli sabu senilai 31.000 yuan ( Rp 63 juta ), tetapi ternyata bukan narkoba jenis sabu yang diperolehnya, melainkan gula batu. Perempuan yang tak disebutkan namnya itu melaporkan kasus penipuan yang dialaminya kepada polisi di Jiujiang, Provinsi Jiangxi, China.

Atas laporan ini, si bandar narkoba ditangkap polisi. Polisi, seperti dikutip Globaltimes.cin dari Kankan News, Senin ( 18/12 ), menceritakan, si bandar narkoba bermarga Hu mula-mula menunjukkan sabu asli seberat 2 gram kepada perempuan hamil itu. Setelah mengeceknya, si perempuan setuju untuk membelinya.

Perempuan hamil ternyata suka sabu. Untuk itu ia membeli sabu ke bandar narkoba yang lalu memberinya sebungkus teh. Setelah bungkusan teh dibuka, ternyata hanya berisi gula sabu, bukan bubuk sabu. Ilustrasi : Didie SW.

Hu kemudian memberinya bungkusan teh seberat setengah kilogram yang diklaim berisi sabu. Si perempuan tidak langsung mengecek bungkusan itu. Ia baru menyadari dirinya ditipu setelah sampai di rumahnya yang berjarak ratusan kilometer dari tempat transaksi.

Bungkusan itu ternyata berisi gula batu. Hu ditahan polisi, tetapi tidak diketahui apakah perempuan itu juga ditangkap karena berusaha membeli narkoba.

LOK.