Studi para lebih dari 1.000 perempuan di Inggris menemukan kematian pada bayi lahir naik dua kali jika di triwulan ketiga atau tiga bulan menjelang persalinan sang ibu tidur telentang. Pada masa itu, ibu hamil disarankan tidur miring. Miring ke kiri atau kanan tak ditemukan beda risiko.

Tidur telentang saat hamil tidak disarankan bagi ibu hamil di trimester ketiga. Sebaiknya ibu hamil, tidur miring.

Studi yang dipublikasikan di British Journal of Obstetrics and Gynecology itu mengnofirmasi studi sebelumnya dengan skala lebih kecil di Australia dan Selandia Baru. Belum diketahui pasti mengapa risiko itu muncul. Ada dugaan, saat ibu hamil tidur telentang, berat gabungan janin dan rahim menekan pembuluh darah yang membatasi aliaran darah dan oksigen ke bayi.

Pimpinan studi Alexander Heazell dari Pusat Penelitian Lahir Meninggal Rumah Sakit St Mary Manchester, Inggris, Senin ( 20/11 ), berharap ibu hamil yang bangun tidur dalam poisisi telentang tak merasa bersalah pada bayinya.

Sumber : Kilas Iptek / BBC / MZW.