Air mata, putih telur, air liur, dan susu mamalia mengandung enzim lisozim. Studi yang dipublikasikan di Journal of Applied Physics, Senin ( 2/10 ), menyebut lisozim yang dikristalkan memiliki material piezoelektrik. ” Piezoelektrik banyak digunakan di sekitar kita, seperti kristal kuarsa sebagai komponen penggetar di telepon selular dan sonar laur dalam, ” kata pemimpin studi Aimee Stapleton dari dari Universitas Limerick, Irlandia, kepada BBC, Rabu ( 4/10 ).

Aimee Stapleton dan peneliti lainnya di University of Limerick telah menemukan bahwa lisozim – air mata, air liur, lendir, susu dan telur ayam – mengandung muatan listrik saat diperas.

Aimee Stapleton ( tengah ) dan timnya (Sean Curtin, True Media)

Piezoelektrik juga ditemukan di tulang, kayu, tendon, serta protein ( kolagen dan keratin ). Namun, kapasitas bahan-bahan itu untuk menghasilkan listrik dari lisozim yang dikandungnya belum dieksplorasi.

Untuk mempelajari sifat piezoelektrik lisozim, ilmuwan mengkristalkan enzim itu pada film, menerapkan gaya mekanik ke film tersebut, dan merekam jumlah listrik sebaik kuarsa. Meski demikian, lisozim merupakan bahan biologis yang tidak beracun serta antibakteri karena mampu menyerang dinding bakteri dan melemahkannya.

Sumber : Kilas Iptek /Livescience / MZW.

Iklan