Pemerintah China, Senin ( 13/11 ) lalu, mulai melarang warga lansia berkumpul dan menari di tempat umum, terutama di tempat pemakaman. Aturan baru ini dikeluarkan karena kegiatan warga lansia tersebut mengganggu ketenangan. Para warga lansia juga sering memenuhi trotoar sehingga menghalangi pejalan kaki.

Dalam kegiatan tersebut, mereka menari dengan membawa pengeras suara. Selain itu, para warga lansia juga tidak boleh menarik uang dari warga yang kebetulan menonton tarian mereka.

Karena dianggap mengganggu ketenangan warga, warga lansia Beijing sekarang dilarang berkumpul di tempat umum, hanya sekedar untuk berolahraga. Pemerintah China melarang warga lansia berkumpul, karena sering membawa pengeras suara saat melakukan senam. Selain itu, para  lansia juga sering memenuhi trotoar saat berkumpul bersama.

Menari di tempat umum memang biasa dilakukan warga China yang berusia 60 tahun ke atas untuk menjaga kebugaran dan menghilangkan kejenuhan dan rasa sepi. Sayangnya, kegiatan hiburan para warga lansia ini dianggap mengganggu aktivitas masyarakat.

AFP / LUK.