Para petugas pemadam kebakaran Phinyo Pukphinyo di Bangkok, Thailand, belakangan sibuk luar biasa. Namun, mereka bukan sibuk memadamkan rumah atau kantor yang mengalami kebakaran. Mereka malah sibuk menerima permintaan dari masyarakat untuk menangkap ular.

Belakangan ini, ular menjadi masalah yang dihadapi warga kota Bangkok. Jumlah ular yang masuk ke rumah-rumah penduduk di Bangkok meningkat. Hal ini terjadi diduga akibat perkembangan kota yang pesat sehingga jumlah penduduk mencapai 10 juta jiwa.

Kali ini petugas pemadam kebakaran Bangkok Phinyo Pukphinyo terpaksa menangkap ular piton yang merayap di atas atap garasi rumah warga Bangkok, Thailand, 3  November 2017. AP Photo/Sakchai Lalit)

Pada tanggal 6 Oktober 2017, petugas pemadam kebakaran Phinyo Pukphinyo,  memegang ular yang masuk rumah warga di Bangkok, Thailand. AP Photo/Sakchai Lalit)

Ular yang ditangkap petugas pemadam kebakaran pun tak sembarangan. Ada ular piton dengan panjang sampai 2 meter yang bergelantungan di atas atap garasi warga. Di Thailand, terdapat 300 spesies ular dan 10 persen di antaraya berbisa, termasuk king cobra, kraits, dan pit vipers.

Direktur Greenpeace Asia Tenggara untuk wilayah Thailand Tara Buakamsri mengatakan, ada banyak ular yang masuk kota karena Bangkok berada di atas daratan banjir dengan ekosistem rawa atau lahan basah. Daratan dengan karakter seperti itu merupakan habitat bagi amfibi, termasuk ular. Gara-gara pembangungan rumah yang masif selama beberapa tahun terakhir, habitat amfibi terganggu.

AP / LUK.